Cara Cek Komponen Asli dan Palsu Teknisi Wajib Tahu

Cara cek dan membedakan komponen asli dan palsu

Cara Hal penting yang wajib diketahui oleh setiap teknisi adalah cara cek atau membedakan dan mengetahui mana komponen elektronik yang asli dan yang palsu. Mengingat untuk saat ini banyak sekali beredar jenis komponen yang terlihat seperti asli, padahal sebenarnya palsu.

Sering admin mendengar berbagai keluhan para teknisi yang ketika memasang komponen baru. Ada yang mengeluhkan tidak jalan, sangat panas, dan ada yang ketika dipasang langsung rusak lagi.

Baca juga: TV Polytron IC Vertikal Rusak Terus, Sampai meledak.

Selain dari masalah pada rangkaian yang komponennya rusak, faktor keaslian komponen juga sangat menentukan keberhasilan teknisi dalam memperbaiki setiap perangkat elektronik.

Nah oleh sebab itu, sobat harus paham betul bagaimana cara mengetahui dan membedakan komponen tersebut memang asli, KW, atau memang benar-benar palsu.

Ada 5 cara mudah untuk cek dan membedakan komponen elektronik asli dan palsu yang harus anda ketahui.

1. Bentuk fisik

Biasanya setiap komponen memiliki datasheet berikut bentuk fisiknya. Nah apabila menemukan komponen yang dari bentuk fisiknya saja sudah beda, misalnya sedikit lebih besar atau lebih kecil, maka bisa dipastikan kalau komponen tersebut palsu.

Contohnya untuk komponen jenis kapasitor elektrolit. Banyak yang merknya sama seperti merk asli, tapi bentuknya beda. Nah jangan salah lagi, elko tersebut 99% palsu.

2. Penulisan nama komponen

Setiap komponen elektronik pasti punya nama, misalnya IC vertikal LA78141 dan lain sebagainya.

Untuk komponen yang asli biasanya penulisannya menggunakan metode ketokan bukan sablonan. Membedakan tulisan yang diketok dan disablon dengan cara merabanya saja sudah kelihatan.

Jadi kalau komponen yang anda beli tulisannya disablon, bisa dipastikan kalau komponen tersebut palsu.

3. Nomor seri

Disetiap nama komponen pasti ada nomor seri dibelakangnya. Untuk komponen yang asli pasti nomor serinya beda-beda.

Misalnya untuk IC vertikal LA78141 nomor serinya 8X0. Anda tidak boleh menemukan nomer seri yang sama untuk komponen yang asli.

Karena tidak ada bedanya dengan pembuatan uang. Untuk komponen yang asli, nomor serinya akan berurutan.

Tapi ada juga jenis komponen yang KW, Atau mendekati spesifikasi dari komponen aslinya. Komponen tersebut boleh digunakan tapi tidak bisa disebut asli atau original. Katakan saja kalau komponen tersebut adalah KW.

4. Bahan material komponen

Notabene setiap komponen elektronik menggunakan komponen dasar logam. Nah untuk komponen asli biasanya menggunakan bahan dasar tembaga atau kuningan yang dilapisi dengan krum metal.

Cara mengetahui apakah bahan dasar komponen tersebut dari tembaga, kuningan atau bahan besi biasa yang mudah berkarat, cukup dengan menempelkannya pada magnet.

Kalau komponen tersebut bisa menempel pada magnet, berarti itu komponen palsu yang kalau digunakan dalam waktu yang lama akan mengalami berkarat.

5. Perbedaan Harga komponen asli dan palsu

Untuk harga komponen yang asli anda bisa melihatnya langsung dari situs web produsen komponen yang biasa anda gunakan.

Dengan berpura-pura mau order misalnya, anda akan ditawari jumlah dan harga dari komponen tersebut.

Contohnya untuk komponen jenis transistor TIP 41 dan TIP 42 buatan ST. Anda bisa cek langsung di situs st.com.

Setahu saya, untuk harga satuan dan banyak TIP 41 42 asli sudah diatas 4.000. Jadi kalau ada penjual yang menawarkan TIP 41 dan 42 dibawah 4.000, bisa dipastikan kalau itu TIP KW atau palsu.

Nah demikianlah cara cek dan membedakan komponen asli dan palsu yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan