TV Cina Transistor Regulator Jebol Terus

TV Cina transistor regulator jebol terus

Banyak teknisi yang bingung ketika mengalami masalah TV Cina yaitu transistor regulator jebol terus. Ketika diganti langsung jebol lagi atau paling kuat hanya beberapa menit saja

Nah menyikapi masalah diatas, Admin buku teknisi akan mencoba memberikan solusi untuk mengatasinya.

Pada umunya apabila kerusakan yang terjadi selalu berupa transistor horisontal yang jebol terus, maka bisa dipastikan kalau masalah ada pada bagian primer regulator.

Pastinya ada komponen yang rusak dibagian primer regulator sehingga transistor regulator tidak bisa bekerja sesuai dengan fungsinya.

Karena kalau kerusakan berada pada bagian skunder regulator, untuk TV Cina dan juga TV merk lain jarang menyebabkan transistor regulator jebol terus. Paling juga hanya menyebabkan rangkaian regulator tidak bekerja (OFF).

Baca Juga: TV Cina mati standby dan langkah tepat memperbaikinya.

Lalu apa penyebab TV Cina transistor regulator jebol terus?

Dari pengalaman admin, penyebab TV Cina transistor regulator jebol terus adalah karena 4 hal. Yaitu:

  1. Tegangan untuk basis transistor regulator terlalu besar.
  2. Rangkaian flyback regulator tidak bekerja.
  3. Tegangan DC untuk kolektor transistor regulator tidak terfilter dengan baik.
  4. Trafo swicthing konslet.

Dan dari 4 penyebab diatas, saya akan jelaskan satu persatu agar mudah dipamani oleh teknisi.

1. Tegangan untuk basis transistor regulator terlalu besar

Seharusnya agar transistor regulator bekerja sebagai switching, maka tegangan untuk basis tidak boleh lebih dari 1/2 volt.

Apabila tegangan melebihi 1/2 volt beban emitor akan melebihi batas kemapuan transistor regulator tersebut.

Dengan begitu jangan heran kalau tegangan basis terlalu besar, ketika mencoba menjalankan rangkaian regulator, saat itu juga transistor akan jebol.

Penyebab:

Biasanya yang menyebabkan tegangan basis menjadi besar karena hilangnya kendali voltase dari jalur basis ke ground.

Seperti rusaknya transistor driver yang putus emitornya atau karena ada komponen resistor ke ground di bagian regulator yang putus.

Karena tegangan yang masuk kebasis sejatinya adalah prinsif dari penguatan kelas AB. Jadi ada arus yang diambil dari jalur positif dan ada arus yang diambil dari jalur negatif.

Ketika jalur negatif putus otomatis tegangan akan naik, danĀ  inilah yang menyebabkan transistor jebol.

2. Rangkaian Flyback regulator tidak bekerja

Rangkaian flyback adalah rangkaian yang bekerja sebagai pengganti tegangan bias awal basis. Ketika rangkaian regulator pertama kali bekerja, untuk membuat inverter maka mengambil tegangan dari tegangan 308 volt yang dikecilkan oleh beberapa resistor dan dikuatkan oleh transistor driver regulator.

Ketika rangkaian regulator sudah start atau sudah bekerja, dengan serta merta tegangan basis yang pada awalnya berupa tegangan DC akan diganti menjadi tegangan AC yang diambil dari rangkaian flyback regulator.

Inilah yang membuat rangkaian regulator bekerja secara continue untuk membuat inverter terus menerus.

Lebih detailnya mengenai tegangan flyback adalah tegangan yang langsung diambil dari kaki trafo switching regulator.

Penyebab:

Penyebab rangkaian flyback regullator tidak bekerja biasanya karena ada resistor yang putus atau ada dioda yang bocor. Pernah juga ditemukan ada kapasitor yang putus.

3. Tegangan DC 308 volt untuk power suplay utama rangkaian regulator tidak terfilter dengan baik

Ketika tegangan AC dari jala-jala listrik PLN dibuat DC dan difilter sedemikian rupa, frequnsi yang dihasilkan adalah berkisar antara 50-60 hz.

Ini akan membuat transistor regulator dan rangkaian pendukungnya bekerja dengan baik. Namun apabila filternya rusak akan menyebabkan frequensi berubah menjadi lebih rendah.

Frequensi yang terlalu rendah atau denyutnya terlalu rendah bisa diibaratkan tegangan diputus dan disambung dengan jeda terlalu lama.

Sehingga seperti listrik hidup mati bergantian secara terus menerus. Inilah yang menyebabkan transistor tidak mampu bertahan.

Penyebab:

Biasanya penyebabnya karena elko untuk filter tegangan regulator sudah kering. Akibatnya yang masuk ke rangkaian regulator adalah tegangan kotor atau frequensi kotor.

4. Trafo switching regulator konslet

Walau jarang tapi bukan berati tidak mungkin, apalagi ini bicara TV Cina. Apabila trafo switching konlset, ketika rangkaian regulator bekerja, harusnya terjadi induksi dan ada umpan balik dari trafo ke rangkaian regulator (Flyback).

Namun karena trafo sudah konslet maka tidak lagi terjadi induksi. Yang ada hanya jadi beban untuk transistor regulator.

Penyebab:

Penyebabnya bisa karena memang trafo gagal pabrik, atau karena keseringan panas yang berlebihan. Rusaknya bagian filter regulator juga bisa menyebabkan trafo switching menjadi panas. Dan apabila keseringan panas, bukan mustahil lilitan kawat tembaga didalam trafo isolasinya jadi rusak dan menyebabkan konslet antara lilitan satu dan lainnya.

Nah demikianlah penyebab dan cara mengatasi kerusakan regulator TV cina berupa transistor regulator jebol terus.

Baca Juga: Keruskan umum TV Cina.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan